American Family Life Assurance company of Columbus

American Family Life Assurance company of Columbus, yang sejak tahun 2005 lebih dikenal dengan sebutan AFLAC Inc. merupakan perusahaan yang bergerak dibidang asuransi. Perusahaan yang berdiri di Amerika serikat ini disebut-sebut sebagai pelopor dan pemimpin pasar jasa asuransi pelengkap (supplemental insurance products) untuk kalangan karyawan di perusahaan yang ada di negara Amerika, AFLAC berdiri sejak tahun 1955 di Columbus, Amerika. Diawali oleh seorang pengacara muda bernama John B. Amos yang pindah ke Columbus, bersama dua saudara lelakinya paul dan bill amos mereka mendirikan AFLAC dengan modal awal sekiar US$ 300 ribu. Selama tiga tahun mereka mengenalkan dan menjual produk asuransi dari rumah ke rumah baru sekitar pada tahun 1958 mereka meluncurkan produk asuransi yang khas yaitu polis asuransi perawatan kanker yang pengembangganya dari polis asuransi polio yang sudah dikenal sebelumnya, polis ini bertujuan untuk menutupi pengeluaran pemegang asuransi kesehatan dalam hal kanker yang biasanya tidak tercover dalam asuransi kesehatan biasa.

Polis asuransi ini ternyata diminati oleh pasar, dikarenakan meningkatnya penderita kanker dan tingginya biaya perawatan untuk kanker, selain itu perusahaan AFLAC yang pandai berinovasi membuat perusahaan ini terus berkembang pesat. perusahaan yang menggunakan bebek biru sebagai ikon perusahaan yang seolah olah lugu dan polos ini perkembangan bisnisnya terus berkembang pesat hingga kehebatan perusahaan yang masuk dalam daftar Fortune 500 ini bukan cuma karena ukuran dan cakupan bisnisnya, tapi juga reputasinya. Aflac terdaftar sebagai salah satu America’s Most Admired Companies selama 7 tahun berturut-turut hingga 2007 dan juga hampir selama 10 tahun berturut-turut masuk dalam daftar 100 Best Companies to Work For. Pada April 2008, Aflac juga masuk daftar Global 2000 dan Global High Performers Majalah Forbes. Yang terbaru, Aflac terpilih sebagai satu dari 100 perusahaan paling inovatif di dunia, khususnya dengan pemanfaatan teknologi informasi (TI) dalam bisnisnya, yang tercatat dalam daftar CIO 100 dari Majalah CIO

Perkembangan AFLAC juga diiringi dengan ekspansi keberbagai negara salah satunya adalah jepang, jepang merupakan salah satu kunci keberhasilan AFLAC, dimana perusahaan ini melakukan cara cerdik saat melakukan ekspansi ke jepang yaitu dengan cara bekerja sama dengan kelompok industry besar seperti Mitsui, Mitshubishi, Dai-Ichi Kangyo dan Sanwa. Sebelum mencari nasabah lain, konglomerat industry besar ini lebih dahulu mengajak karyawannya untuk bergabung dalam asuransi ini, sehingga pasar yang diperoleh menjadi lebih luas dan perkembangan AFLAC sangat pesat di jepang, bahkan pasar jepang ini memberikan kontribusi 2/3 dari total pendapatan AFLAC dan sekitar 70% dari laba setelah pajaknya. Kesukseksan AFLAC di jepang tentunya selain bekerja sama dengan perusahaan besar AFLAC berhasil melakukan promosi iklan dengan sukses dan inovatif, AFLAC membuat iklan tentang kehidupan salary man yang penuh dengan kerja keras dan pola hidup yang kurang teratur sehingga risiko terkena kanker menjadi sangat tinggi maka dari itu polis asuransi AFLAC merupakan solusi terbaik untuk pekerja itu, selain itu strategi lain yang digunakn perusahaan asuransi ini ialah dengan menggunakan artis terkenal di jepang sakurai sho yang membintangi iklan terbaru AFLAC di “AOI BEBEK” atau bebek biru, strategi iklan yang dilakukan perusahaan sudah sangat tepat diamana perusahaan melakukan alkulturasi dengan budaya jepang secara baik dengan tidak memperlihatkan bahwa AFLAC ialah perusahaan asuransi yang berasal dari Amerika, untuk memasuki pasar asuransi di jepang sendiri sangat sulit dan AFLAC berhasil melakukannya dengan baik. Melalui iklan tersebut AFLAC berhasil membangun kesadaran akan pentingnya polis asuransi kanker sehingga polis asuransi unggulan perusahaan ini.

Dalam melakukan praktik bisnis, khususnya dalam melakukan bisnis international, seperti yang dilakukan oleh perusahaan asuransi AFLAC, mereka harus bisa menyesuaikan dengan kebiasaan-kebiasaan yang terdapat di masing-masing negara khususnya di jepang sebagai market yang paling besar, hal ini tentu bertujuan untuk lebih menyatu dengan pasar yang dituju dan juga perusahaan multi nasional ini bisa sesuai dengan apa yang diharapkan di jepang, dlm menjalankan bisnisnya juga AFLAC harus melakukan pendekatan seperti orang jepang sikap dan aturan juga harus mengikuti di negara jepang, sedangkan untuk tindakan dan etos kerja tidak apa-apa bertindak seperti orang amerika hal ini bertujuan agar perusahaan yang berada di jepang tetap menunjukan bahwa itu adalah perusahaan amerika sehingga tetap menjadi kebanggaan perusahaan tersebut dan mjuga tidak lupa darimana perusahaan itu berasal

Memasuki abad ke-21, Aflac tetap yakin dengan prospeknya. Apalagi, pada 1999 Forbes menahbiskannya sebagai The World’s Top Insurer in 1999. Juga, menjadi salah satu dari 23 perusahaan AS yang terdaftar dalam Andrew Leckey’s Global Investing 1999.

Budaya inovatif di Aflac tampaknya juga klop dengan kecerdikannya memanfaatkan TI sebagai pilar penting bisnisnya. Yang paling fenomenal adalah software bernama SmartApp ™ yang dikembangkan oleh departemen TI internalnya. Sistem komputer untuk laptop ini didesain agar para agen penjualannya bisa mengirimkan aplikasi polis secara elektronis untuk diproses hari itu juga (same-day processing). Saat ini, teknologi ini sudah dikoleksi sebagai salah satu kebanggaan AS di Smithsonian National Museum of American History.

Yang terbaru dalam hal pendayagunaan TI, Aflac telah mengembangkan sistem yang membantu tenaga penjualannya bekerja efisien — yang kemudian diganjar penghargaan CIO 100. Memang, dengan jumlah nasabah sekitar 40 juta di seluruh dunia, penting bagi para agen di lapangan bisa mengakses informasi real-time, di mana pun dan kapan pun mereka butuhkan. Tujuannya tak lain melayani nasabah lebih baik dan mengeksekusi calon pemegang polis potensial dengan lebih cepat dan efisien. “Kami punya tiga prioritas dengan aplikasi mobile ini,” kata Gerald Shields, CIO Aflac. “Kami ingin agen-agen kami bekerja lebih efektif, lebih efisien dan lebih atraktif,” katanya lagi. Yang dimaksudkan atraktif adalah membuat pekerjaan sebagai agen Aflac ini lebih menarik agen-agen lain untuk bergabung karena diberi kemudahan dalam bekerja.

Sistem mobile yang dikembangkan Aflac ini menyediakan akses informasi secara real-time dari jarak jauh, baik menggunakan notebook, PDA, smartphone ataupun peranti seperti Blackberry. Sistemnya terbagi dua: AflacAnywhere dan Mobile.Aflac.

sumber:ciosociety.com

About ryanhadiwijayaa

" bukan karena mudah kita yakin bisa, tetapi karena kita yakin bisa semua menjadi mudah"

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: